Sistem Pendidikan PDF Cetak Email
AddThis Social Bookmark Button
MODEL PEMBELAJARAN

SDI Al-Azhar 28 Solo Baru menerapkan konsep pendidikan integratif dengan pendekatan contextual teaching and learning (CTL). Sebuah konsep pembelajaran yang berporos pada kepentingan siswa, kecakapan hidup (life skill), serta kenyamanan siswa. Semua materi pelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata dan pengembangan karakter anak. Setiap topik pelajaran dibahas secara komprehensif dari berbagai dimensi sesuai taraf pikir anak.

Mengajak siswa mengamati anak ayam yang baru menetas jelas tidak hanya membutuhkan pemahaman ilmu pengetahuan tetapi juga menyaksikan peristiwa kemahakuasaan Allah yang —subhanallah— amat menggetarkan kalbu. Melalui pola belajar seperti itu, rasa ingin tahu anak akan terpupuk, motivasi belajar tumbuh dan secara bertahap anak akan menemukan sendiri definisi dan teori-teori sederhana sehingga mereka dapat berteriak “eureka!”, seperti halnya Archimedes ketika menemukan teori yang hebat itu. Inilah penerapan konsep belajar construktivism dasar dari CTL untuk mengantarkan anak menjadi calon-calon penemu ulung.

Kehidupan yang cenderung individualistik perlu diantisipasi dengan mengasah rasa tanggung jawab bersama dan menumbuhkan empati sosial. Untuk itu pola cooperative learning (belajar bekerja sama) diterapkan. Melalui permainan dinamika kelompok, tutor sebaya, saling membantu, bermain dan makan siang bersama, potensi anak sebagai makhluk sosial terbangun, hablum minan-nas Insya Allah akan tercipta. Melalui problem based learning anak belajar memecahkan masalah kehidupan secara kreatif.

 

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

SD Islam Al-Azhar 28 menggunakan konsep kurikulum integral (Integrated Islamic School) dengan menerapkan pembelajaran menggunakan pendekatan thematic teaching untuk kelas 1-6 disertai dengan integerasi IMTAQ yang menghubungkan semua materi pembelajaran dengan nilai-nilai ke-Islaman, sehingga ruh keimanan semakin tertancap kuat pada pribadi setiap anak.

Untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran, kegiatan belajar dengan model pembelajaran seperti tersebut di atas didukung dengan berbagai kegiatan lain seperti field trip, seminar kelas, assembly (pentas kelas), market day, serta kegiatan-kegiatan lain yang insya Allah akan mengoptimalkan berbagai potensi kecerdasan anak.

Selain aktivitas pembelajaran klasikal, SDI Al Azhar 28 juga menerapkan pembelajaran individual melalui kegiatan remedial, pendampingan psikologis oleh psikolog sekolah, maupun kegiatan tambahan pelajaran bagi anak-anak yang berkesulitan belajar.