KB-TK Gelar Akhirusanah PDF Cetak Email
Ditulis oleh erlano putra   
Senin, 30 Mei 2016 11:42
AddThis Social Bookmark Button

altAL-AZHAR - Menandai berakhirnya tahun ajaran 2015/2016, Kelompok Bermain-Taman Kanak-Kanak (KB-TK) Islam Al-Azhar 28 Solo Baru menggelar Akhirusanah di Hotel Best Western Solo Baru. Tahun ini, akhirusanah dibarengkan antara KB, TK A dan juga TK B.

 


"Tahun ini kegiatan dijadikan satu. Hanya saja, untuk Tasmi' Al Quran TK B dilakukan terlebih dahulu di Masjid Raya Al-Azhar Soba," jelas Kepala KB TK Al-Azhar 28 Soba Reni Anggraeni.

Dalam Tasmi' Al Quran sendiri menampilkan demo baca Al Quran bagi siswa yang sudah lulus Iqro, hafalan surat pendek, serta senandung Asmaul Husna. Sehingga, dalam Akhirusanah khusus untuk penampilan seni dan juga operet. Selain itu, sekolah juga membagikan sejumlah hadiah untuk murid yang berprestasi. Penghargan yang diberikan pada murid antara lain murid paling rajin sekolah, murid paling rajin menabung, murid paling rajin masuk ekskul, murid dengan hafalan tertinggi, dan juga murid paling sayang perpustakaan.

Menurutnya, dalam acara Akhirusanah tersebut, murid-murid menampilkan pentas seni dan menampilkan sejumlah atraksi. Khusus untuk murid TK B menampilkan sebuah operet. Kali ini, operet yang ditampilan berjudul "Batu Pusaka dan Wasiat Ayahanda Putri Nadhifa".

"Secara garis besar, operet ini menampilkan cerita agar manusia tidak berbuat syirik dan menyekutukan Allah," ujar Reni.

Dalam operet tersebut, setiap orang harus selalu berpegang pada jalan Allah. Cerita tersebut mengacu pada Surat Lukman Ayat 13. Diceritakan, pada sebuah kerajaan raja sedih karena sudah lama tidak turun hujan. Hingga akhirnya raja meninggal hujan tidak juga turun.

Akhirnya kerajaan tersebut dipimpin oleh Puteri Nadhifa. Saat itu, perdana menteri kerajaan menyarankan untuk menggelar upacara batu pusaka. Namun, Putri Nadhifa yang sudah menjadi ratu menolak saran sang perdana menteri dan memilih berdoa pada Allah.

"Akhirnya sebelum dilakukan upcara, hujan turun. Sang ratu selalu teringan pesan ayahandanya agar jangan sekali-kali menyekutukan Allah," ujar Reni. (*)

altalt